Minggu, 30 Oktober 2011

penjelasan ilmiyah tentang CINTA


Di waktu gw kuliah ada Kawan ku selalu berkata seperti ini: Cinta, cinta, cinta so ngerti lu…..!!!... lalu di sambut lagi dengan yang lain, dan mereka berkata cinta itu anugrah, cinta itu suci, cinta itu sesuatu yang indah di liat dan di dengar…….!! 
Hahaha gw geli berner denger mereka, kalo boleh udah gw timpuk batu bata tu.. hahahahaha….   Sebenarna ada penjelasan ilmiah tentang cinta di dalam segi biologi dan kedteran yang dapat membuat kita lebih mengetahui secar ilmiyah apa itu cinta dan prosesnya…… 
Baiklah langsung saja ya,… tolong di simak…


Cinta adalah reaksi kimia yang terjadi di otak dan di dalam tubuh manusia.


Dan cinta itu di penggaruhi oleh pelepasan hormon atau neurotransmitter. Dan sebelum melanjutkan pembahasan kita harus mengetahui dahulu apa itu hormon. Dan hormon itu sendiri adalah “menggerakan” atau denggan kata lain, membawa pesan kimiawi antar sel ke sel lain dalam tubuh manusia. 
Dan di saat kita jatuh cinta maka tubuh atau otak akan melepaskan hormon-hormon yang membuat tubuh kita bereaksi yang akan membuat kita merasakan perasaan dalam diri kita dan emosi yang timbul disaat jatuh cinta
Dan di saat kita merasakan jatuh cinta ada beberapa hormon yang di lepaskan oleh tubuh yaitu:




Yang pertama hormon dopamine. Dari situs yang saya kunjungi menjelaskan bahwa hormon ini bekerja selayaknya kokain/ganja. Ketika anda bertemu seseorang yang anda sukai, hormon dopamine ini akan bekerja dan sifatnya addictive….atau dapat di bilang kangen atau rindu… yang membuat kita seakan-akan ketagihan untuk bertemu pjaan hati.. dopamine juga dapat menciptakan energy intense, kegembiraan, perhatian, dan dapat membuat terjaga sepanjang malam, dan dapat menekan batas kemampuan kita. Dan membuat kita lebih berani mengambil resiko yang biasa tidak kita ambil. ( dalam dosis tinggi dapat membuat kita berani mengungkapkan cinta ataupun melakukan bunuh diri.)

Lalu yang selanjutna yaitu hormon fenylethilamin,.  salah satu aktifitas dari hormon fenylethilamin, yaitu rayuan gombal dan tak bermutu yang merupakan efek dari hormon tersebut yang bereaki di otak  yang dapat menimbulkan rangkaian-rangkaian kata-kata indah yang tersusun baik dalam nyanyian, puisi, atau surat dan lain-lain. Kata-kata itu terinspirasi atas orang yang kita sukai yang selalu terbayang-bayang di semua sarap otak kita. Hahahaii 

Dan selanjutyna hormon adrenalin. Yaitu hormon yang dapat membuat kita bernafas lebih cepat,dan gelisah, dan membuat kita kehilanggan nafsu makan karna organ percernaan lebih lambat bekerja.

Lalu hormon hormondopamine atau disebut dengan endorphine. Hormon ini hanya akan muncul ketika kita merasakan sakit, kegembiraan, dan orgasme. Dan berhubungan dengan seseorang ketika sedang  jatuh cinta, karena orang yang jatuh cinta cenderung akan merasa bahagia (bahkan over-reacted). Dan juga dapat terjadi pada pria ketika melakukan ejakulasi dan lagi-lagi hormon ini bekerja. Namun, jika dilakukan dalam frekuensi yang tinggi (terlalu sering) memiliki dampak pada penurunan ingatan jangka pendek.

Selanjutna hormon Selanjutnya, hormon oxytocine. Ketika anda memeluk atau membelai pasangan anda, hormon beraksi di hipotalamus. Ini akan Bereaksi dalam jumlah yang besar ketika seorang wanita masuk dalam fase menyusui

Dan yang selanjutnya, vasopresine. Hormon ini berperan dalam kegiatan sexual. Hormon ini dapat menekan sekresi air. Juga bekerja ketika seorang pria mengalami ejakulasi. Hormon ini  juga berperan sebagai antidiuretik yang dapat mengatur pengeluaran urin (atau mengatur proses sekresi air).





Dan semua  pelepasan hormon tersebut menjadi satu dan membuat sesuatu yang abstrak yang biasa manusia sebut dengan CINTA.







Jadi cinta pada manusia itu tidak lebih dari suatu reaksi kimia yang terjadi di otak. Lalu kenapa manusia mengagungkan dan membanggakanya…

Cinta yang agung sebenarnya adalah cinta kepada tuhan…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar